Cara Memperbaiki Kerusakan Rice Cooker

20 Januari 2021

Home » Blog » Teknik » Cara Memperbaiki Kerusakan Rice Cooker

Apa jadinya jika yang anda miliki tiba-tiba rusak? Anda pasti dibuat repot karena harus memasak nasi secara manual menggunakan kompor api seperti jaman dahulu kala. Perabot rumah tangga yang satu ini memang sangat diandalkan selain mesin cuci dan AC pendingin ruangan, karena kontribusinya yang sangat besar terhadap seisi rumah. 

Memang kita bisa langsung saja beli magicom yang baru, tapi sebenarnya sebagian besar kerusakan yang terjadi adalah kerusakan yang sepele dan bisa Anda perbaiki sendiri .

1. Rice Cooker Mati Total

Ketika mati ada kemungkinan juga sebenarnya masih hidup. Tapi hanya lampu indikator warm dan cook mati. Kebanyakan kasus memang lampu sering mengalami kerusakan di sebabkan oleh korosi  uap dan panas saat di gunakan. Sebenarnya lampu indikator tidak mempengaruhi kerja , hanya saja kita tidak bisa melihat di mana mode yang sedang bekeja.

TOP TUTORIALS:  Kipas Angin Rusak, Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Perlu anda mengerti bahwa lampu indikator juga menandai adanya kerusakan mati total.  Sering ketika akan di gunakan lampu tiba-tiba mati sejalan dengan fungsi yang lainya juga tidak bekerja.

Pemeriksaan rice cooker mati total:

  • Periksa bagian kabel
    Bisa menggunakan avometer untuk mengecek kabel listriknya ada yang putus atau tidak.
  • Periksa bagian Fuse
    Avo meter mode Ohm, apakah ada sambungan atau tidak, jika tidak putus bagian fuse dan ganti fuse yang baru.
  • Periksa bagian Limits switch
    Biasanya Limits switch merupakan sumber penyakit dari Ricecooker, bersihkan dari kotoran kotoran yang menempel, gosok penghantar (konduktor) yang berfungsi memutus dan menghubung arus didalam limits switch dengan amplas. Dan periksa juga sambungan kabel dari limits switch ke Heater (elemen pemanas), barangkali ada yang terputus.

2. Rice Cooker Nasi Cepat Kering

Beberapa penyebab nasi menjadi lebih cepat kering:

  • Lupa menutup rice cooker dengan rapat dan tepat? Karena memang masalah sepele ini sering menjadi penyebab nasi lebih cepat kering.
  • Panci rice cooker yang terkelupas, juga menjadi penyebab nasi lebih cepat kering. Hal ini karena tidak ada pelindung anti lengket, pada panci rice cooker tersebut. Akibatnya nasi menempel pada dinding panci, lalu mengeras dan mengering.
  • Terjadinya kerusakan pada komponen pemanas rice cooker, yang membuat suhunya tidak bisa dikendalikan. Akibatnya rice cooker memiliki suhu yang terlalu panas, dan menyebabkan nasi cepat kering.
  • Jarang membersihkan rice cooker secara teratur, juga bisa menjadi penyebab rice cooker mengalami penurunan performa. Salah satunya diindikasikan dari nasi yang cepat kering
TOP TUTORIALS:  Cara Mudah Mengisi Freon AC Rumah
thermostat rice cooker
Thermostat

Kerusakan pada kasus nasi cepat kering disebabkan oleh kelebihan suhu. Sebenarnya komponen yang harus di ganti dan di curigai adalah Thermostate.  Thermostat ini bekerja pada saat warming (menghangatkan) nasi yang dibatasi antara 65oC hingga 80oC. Tetapi karena factor usia pakai, thermostat ini bisa berubah batasannya sehingga panasnya bisa berlebih.

Penyebab lain, terkadang saklar otomatis yang seharusnya mode warm masih pada mode cook sehingga nasi kering bahkan terbakar.

3. Rice Cooker Nasi Cepat Basi

Nasi berair dan cepat basi dikarenakan elemen pemanas bagian atas (penutup) tidak panas. Sesuai hukum fisika, jika uap air bertemu dengan benda yang lebih dingin maka akan terjadi pengembunan. Hal ini juga sama pada rice cooker yang menghasilkan uap panas dan bertemu dengan penutup yang suhunya lebih rendah. Uap air itu akan mengembun dan menetes kembali ke dalam. Air inilah yang membuat nasi terlihat seperti basi.

TOP TUTORIALS:  Cara tes dan memperbaiki dead pixel monitor
limit switch
Limit switch

Untuk memperbaikinya periksa kabel sambungan ke elemen penghangat, tepatnya pada bagian samping wadah dan atas penutup, biasanya ada yang terputus. Karena sambungan elemen penghangat samping dan atas dipasang secara seri, maka harus diperiksa keduanya, jika ada yang sudah rusak. Kerusakan ditandai dengan Ohm meter yang diam (terputusnya sambungan).

Jika komponen elemen penghangat atas dan samping dalam keadaan baik dan kabel masih baik pula! Periksa bagian Limits switch, apakah ada arus masuk bila dalam keadaan aktif (tertekan oleh tuas thermostat). 

0 Komentar