Windows Server

TamoSoft Throughput Test – Mengukur Bandwidth LAN Nirkabel atau Berkabel

TamoSoft Throughput Test – Mengukur Bandwidth LAN Nirkabel atau Berkabel

TamoSoft Throughput Test adalah utilitas untuk menguji kinerja jaringan nirkabel (WiFi) atau kabel. Utilitas ini adalah perangkat lunak gratis dari TamoSoft yang memiliki kemampuan untuk menghitung metrik penting, seperti nilai throughput hulu dan hilir, kehilangan paket, dan waktu pulang pergi, dan menampilkan hasilnya dalam format numerik dan grafik. TamoSoft Throughput Test bekerja pada aliran data TCP dan UDP dan juga mendukung koneksi IPv4 dan IPv6 dan memungkinkan pengguna untuk mengevaluasi kinerja jaringan tergantung pada pengaturan Quality of Service (QoS). Untuk melakukan tes throughput, aplikasi menggunakan dua komponen: server dan klien. Setelah koneksi dibuat, klien dan server mengirim data di kedua arah, dan bagian klien dari aplikasi menghitung dan menampilkan metrik jaringan. Untuk memulai pengujian throughput, Anda perlu meluncurkan klien dan server pada komputer yang berbeda. Di jendela klien, masukkan alamat IPv4 atau IPv6 server dan Klien akan mencoba untuk terhubung ke server, dan jika koneksi berhasil, pengujian throughput berkelanjutan akan dimulai. Persyaratan sistem RAM 1 GB.5 MB ruang disk kosong. Sistem Operasi yang didukung Microsoft Windows: Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10, Windows Server 2008, Windows Server 2008 R2, Windows Server 2012, Windows Server 2012 R2.Mac OS X: Mavericks (10.9), Yosemite (10.10), El Capitan (10.11), Sierra (10.12).Android (khusus klien): Android 4.1 dan yang lebih baru.iOS (khusus klien): iOS 8.0 dan yang...

FileOptimizer 15.90 – Ubah Ukuran Gambar, Video, PDF, dan Mendukung lebih dari 500 format file

FileOptimizer 15.90 – Ubah Ukuran Gambar, Video, PDF, dan Mendukung lebih dari 500 format file

FileOptimizer mengompres file tanpa mengubah format file, dan sepenuhnya kompatibel. Ukuran file berkurang berkat beberapa teknik kompresi dan pengoptimalan. FileOptimizer terintegrasi dengan banyak plugin yang memungkinkannya menangani berbagai macam format file. File yang dioptimalkan biasanya lebih kecil daripada aslinya, atau paling buruk sebanding. Mudah digunakan, dan pada saat yang sama mudah untuk di otomatisasi. FileOptimizer adalah aplikasi Win32 asli, kompak dan cepat, dan bekerja portabel tanpa ketergantungan eksternal atau akses ke registri sistem. Tersedia gratis dan open source. Cara menguunakan FileOptimizer cukup mudah, seret file yang ingin Anda optimalkan ke kisi file di FileOptimizer, klik kanan dengan mouse untuk membuka menu kontekstual, lalu klik Optimalkan. Ini akan memproses semua file yang didukung dan yang ditambahkan, dan menimpanya dengan versi yang dioptimalkan. Anda juga dapat menambahkan file dan direktori untuk diproses pada baris perintah program, atau menyeretnya ke file yang dapat dieksekusi. Secara default, FileOptimizer akan menghapus metadata tambahan, dan informasi lain yang tidak dibutuhkan, tetapi akan menyimpan file asli di recycle bin Anda untuk berjaga-jaga jika Anda ingin memodifikasi yang asli lebih lanjut. Fitur FileOptimizer Lebih dari 90 alat pihak ketiga terintegrasi dalam satu alat yang sama (plugin).Lebih dari 500 ekstensi file yang didukung, menjadi alat terlengkap yang tersedia dari jenis ini.Deteksi cerdas jenis file...

Windows Server Core 2019 – Langkah demi Langkah Instalasi dan Konfigurasi

Windows Server Core 2019 – Langkah demi Langkah Instalasi dan Konfigurasi

Windows Server Core adalah versi minimalis dari Microsoft Windows Server. Perbedaan utama Server Core dengan versi lainnya adalah tidak adanya tampilan desktop dan semua konfigurasi dan pemeliharaan dilakukan dengan menggunakan antarmuka command-line. Server Core telah diperkenalkan semenjak generasi Windows Server 2008. Pada dasarnya, Server untuk berfungsi dengan baik tidak membutuhkan antarmuka pengguna grafis (GUI). GUI dari server hanya berfungsi untuk kemudahan dalam melakukan konfigurasi dan pemeliharaan. Dengan tanpa GUI, Windows Server Core memiliki keuntungan penggunaan sumberdaya seperti disk dan memori yang lebih kecil, sehingga sumberdaya tersebut bisa lebih maksimal untuk layanan. Dan dari sisi keamanan, Server Core jauh lebih aman dari serangan permukaan terhadap sistem operasi. Instalasi Windows Server Core Pada tutorial ini, Bardimin menggunakan Windows Server 2019 sebagai contoh. Untuk instalasi versi lainnya hampir sama, anda tinggal menyesuaikan. Download file ISO Windows Server 2019.Bakar file ISO ke DVD-ROM atau buat bootable USB Flash Drive dengan Rufus.Boot PC dari CD atau USB Flash drive.Selanjutnya pada opsi untuk memilih sistem operasi, pilih “Windows Server 2019 Standard Core”. Klik tombol Next untuk melanjutkan instalasi. Kemudian setujui persyaratan lisensi.Selanjutnya pada tipe instalasi, pilih “Custom: Install Windows only (advanced)”. Pilihan ini berarti anda akan melakukan clean install.Pilih drive instalasi Windows Server yang anda...

AutoIt v3 – Otomatisasi Windows GUI dan skrip

AutoIt v3 – Otomatisasi Windows GUI dan skrip

AutoIt v3 adalah freeware untuk mengotomatisasi antarmuka pengguna grafis Windows dan scripting umum. Utilitas ini menggunakan kombinasi penekanan tombol yang disimulasikan, gerakan mouse, dan manipulasi jendela, kontrol untuk mengotomatiskan tugas dengan cara yang tidak dilakukan bahasa lain (misalnya VBScript dan Send Keys). AutoIt telah dirancang untuk menjadi sekecil mungkin dan berdiri sendiri tanpa file .dll eksternal atau entri registri yang diperlukan sehingga aman untuk digunakan di Server. Skrip dapat dikompilasi menjadi executable yang berdiri sendiri dengan Aut2Exe. Utilitas AutoIt awalnya dirancang untuk mengotomatiskan dan mengonfigurasi ribuan PC dalam situasi "peluncuran". Ini telah berkembang menjadi bahasa yang kuat yang memungkinkan ekspresi kompleks, fungsi pengguna, loop, dan segala sesuatu yang diharapkan oleh scripter berpengalaman. Fitur AutoIt v3 Sintaks seperti BASIC yang mudah dipelajariSimulasikan penekanan tombol dan gerakan mouseMemanipulasi jendela dan prosesBerinteraksi dengan semua kontrol windows standarSkrip dapat dikompilasi menjadi executable mandiriBuat Antarmuka Pengguna Grafis (GUI)Dukungan COMEkspresi regulerLangsung memanggil fungsi DLL dan Windows API eksternalFungsi RunAs ScriptableFile bantuan terperinci dan forum dukungan berbasis komunitas yang besarDukungan Unicode dan x64 Sistem operasi yang didukung Windows XP and Windows Server 2003Windows Vista and Windows Server 2008/2008 R2Windows 7 / 8 / 10 / 11 Download AutoIt...

File Sharing antara Hyper-V Host dan Guest

File Sharing antara Hyper-V Host dan Guest

Berbagi File antara Host dan Guest pada Hyper-V dapat anda lakukan dengan beberapa cara berikut ini. Hyper-V adalah virtualisasi perangkat keras Microsoft yang memungkinkan Anda membuat dan menjalankan versi perangkat lunak komputer, yang disebut mesin virtual. Setiap mesin virtual bertindak seperti komputer lengkap, menjalankan sistem operasi dan program. Bagaimana cara membuat Virtual Machine (VM) pada Hyper-V bisa anda lihat pada artikel Bardimin yang lain, Membuat Virtual Machine Di Windows 10 Tanpa Aplikasi. Pada artikel ini, Bardimin akan membahas beberapa cara untuk berbagi file yang mungkin anda lakukan antara Host dan Guest pada Hyper-V. Berbagi device dan sumberdaya local antara Host dan Guest pada Hyper-V Buka Hyper-V Manager dan klik “Hyper-V Setting”. Pastikan “Enhanced Session Mode Policy” pada Server dan “Enhanced Session Mode” pada User telah anda aktifkan. Jika host Hyper-V Anda menjalankan Windows 11, Windows 10 atau Windows 8.1, Enhanced Session Mode diaktifkan secara default. Tetapi jika menjalankan Windows Server 2016 atau Windows Server 2012 R2, lakukan ini terlebih dahulu. Aktifkan “Hyper-V Guest Service Interface”.  Anda bisa mengaktifkanya dengan cara klik kanan pada Virtual Machine dan pilih “Setting”. Kemudian pada “Integration Services”, centang “Guest service”. Hyper-V Guest Service Interface menyediakan antarmuka host Hyper-V untuk menyalin file ke atau dari mesin virtual. Kemudian jalankan Virtual Machine yang telah anda buat.Selanjutnya...