Windows Server 2019

FileOptimizer 15.90 – Ubah Ukuran Gambar, Video, PDF, dan Mendukung lebih dari 500 format file

FileOptimizer 15.90 – Ubah Ukuran Gambar, Video, PDF, dan Mendukung lebih dari 500 format file

FileOptimizer mengompres file tanpa mengubah format file, dan sepenuhnya kompatibel. Ukuran file berkurang berkat beberapa teknik kompresi dan pengoptimalan. FileOptimizer terintegrasi dengan banyak plugin yang memungkinkannya menangani berbagai macam format file. File yang dioptimalkan biasanya lebih kecil daripada aslinya, atau paling buruk sebanding. Mudah digunakan, dan pada saat yang sama mudah untuk di otomatisasi. FileOptimizer adalah aplikasi Win32 asli, kompak dan cepat, dan bekerja portabel tanpa ketergantungan eksternal atau akses ke registri sistem. Tersedia gratis dan open source. Cara menguunakan FileOptimizer cukup mudah, seret file yang ingin Anda optimalkan ke kisi file di FileOptimizer, klik kanan dengan mouse untuk membuka menu kontekstual, lalu klik Optimalkan. Ini akan memproses semua file yang didukung dan yang ditambahkan, dan menimpanya dengan versi yang dioptimalkan. Anda juga dapat menambahkan file dan direktori untuk diproses pada baris perintah program, atau menyeretnya ke file yang dapat dieksekusi. Secara default, FileOptimizer akan menghapus metadata tambahan, dan informasi lain yang tidak dibutuhkan, tetapi akan menyimpan file asli di recycle bin Anda untuk berjaga-jaga jika Anda ingin memodifikasi yang asli lebih lanjut. Fitur FileOptimizer Lebih dari 90 alat pihak ketiga terintegrasi dalam satu alat yang sama (plugin).Lebih dari 500 ekstensi file yang didukung, menjadi alat terlengkap yang tersedia dari jenis ini.Deteksi cerdas jenis file...

Windows Server Core 2019 – Langkah demi Langkah Instalasi dan Konfigurasi

Windows Server Core 2019 – Langkah demi Langkah Instalasi dan Konfigurasi

Windows Server Core adalah versi minimalis dari Microsoft Windows Server. Perbedaan utama Server Core dengan versi lainnya adalah tidak adanya tampilan desktop dan semua konfigurasi dan pemeliharaan dilakukan dengan menggunakan antarmuka command-line. Server Core telah diperkenalkan semenjak generasi Windows Server 2008. Pada dasarnya, Server untuk berfungsi dengan baik tidak membutuhkan antarmuka pengguna grafis (GUI). GUI dari server hanya berfungsi untuk kemudahan dalam melakukan konfigurasi dan pemeliharaan. Dengan tanpa GUI, Windows Server Core memiliki keuntungan penggunaan sumberdaya seperti disk dan memori yang lebih kecil, sehingga sumberdaya tersebut bisa lebih maksimal untuk layanan. Dan dari sisi keamanan, Server Core jauh lebih aman dari serangan permukaan terhadap sistem operasi. Instalasi Windows Server Core Pada tutorial ini, Bardimin menggunakan Windows Server 2019 sebagai contoh. Untuk instalasi versi lainnya hampir sama, anda tinggal menyesuaikan. Download file ISO Windows Server 2019.Bakar file ISO ke DVD-ROM atau buat bootable USB Flash Drive dengan Rufus.Boot PC dari CD atau USB Flash drive.Selanjutnya pada opsi untuk memilih sistem operasi, pilih “Windows Server 2019 Standard Core”. Klik tombol Next untuk melanjutkan instalasi. Kemudian setujui persyaratan lisensi.Selanjutnya pada tipe instalasi, pilih “Custom: Install Windows only (advanced)”. Pilihan ini berarti anda akan melakukan clean install.Pilih drive instalasi Windows Server yang anda...

Membuat Windows Update Server pada Jaringan LAN dengan WSUS

Membuat Windows Update Server pada Jaringan LAN dengan WSUS

Dengan membuat Server yang melayani update Windows dan produk dari Microsoft lainnya, anda dapat menghemat konsumsi internet dan mempercepat proses update. Windows Server Update Services (WSUS) adalah fitur dari Windows Server untuk mengelola distribusi pembaruan yang dirilis oleh Microsoft Update ke komputer di jaringan Anda. WSUS akan sangat berguna jika anda harus mengelola komputer dalam jumlah yang banyak. Update dari produk Microsoft bisa berukuran ratusan Megabyte, bahkan bisa mencapai ukuran lebih dari satu Gigabyte. Jika jumlah komputer dalam jaringan banyak, tentu sangat tidak efisien jika masing-masing komputer harus mengunduh ke Microsoft. Karena hal ini akan membebani penggunaan internet dan membutuhkan waktu mengunduh yang lama. Dengan membuat Server yang melayani update, update langsung ke Microsoft hanya dilakukan oleh satu komputer Server. Sedangkan komputer dalam jaringan yang lainnya akan mengunduh update ke Server tersebut. Dengan skenario ini, proses update dari komputer tidak membutuhkan akses internet karena menggunakan jaringan lokal (LAN) dan tentunya kecepatan mengunduh juga sangat cepat. Dalam artikel ini akan menggunakan Windows Server 2019 sebagai contoh dan anda juga bisa menggunakan cara ini pada Windows Server 2012, 2012 R2. 2016 maupun Windows Server 2022. Instal WSUS pada Windows Server Buka “Server Manager”.Pada Server Manager klik “Manage” dan kemudian klik “Add Roles and Features”. Selanjutnya akan terbuka jendela Add Roles and Features...

Cara Mengganti Nama PC dan Join Domain Windows 10

Cara Mengganti Nama PC dan Join Domain Windows 10

Setelah kita membuat domain dalam jaringan dan melakukan berbagai setting sesuai dengan yang kita rencanakan, langkah selanjutnya adalah menghubungkan PC-Client dengan Server Domain tersebut. Untuk cara membuat domain bisa anda lihat pada Promosi Windows Server 2019 sebagai Domain Controller. Sebelum melakukan join, nama PC sebaiknya anda rubah dengan nama yang unik agar di dalam jaringan tidak ada PC dengan nama yang sama. Nama yang sama akan menjadi masalah ketika kita memanggil PC tersebut menggunakan namanya (hostname). Langkah-langkah mengganti nama PC dan Join Domain Buka Advanced System properties. Caranya yang pertama, ketikkan pada bidang pencarian "advanced system" dan kemudian klik pada hasil pencarian "View advanced system settings". Pada tab Computer Name klik Change, akan muncul jendela pop up dan pada "Computer name", isikan nama PC yang anda kehendaki, misalnya PC-Client. Dan pada "Member of" klik Domain, kemudian isikan nama domain yang anda tuju, misal bardimin.local. Setelah itu klik OK. Selanjutnya anda akan diminta untuk mengisikan user akun domain anda. Perhatikan dalam penulisan user, user ditulis setelah nama domain (NamaDomainUsername). Isikan password sesuai dengan password akun anda. Kemudian klik OK. Akan muncul ucapan selamat datang jika berhasil join domain. Selanjut klik OK dan restart PC anda.

GPO: User domain sebagai lokal administrator

GPO: User domain sebagai lokal administrator

User domain adalah user biasa yang digunakan dalam pekerjaan sehari-hari untuk masuk ke komputer dan melakukan pekerjaan normal. User ini tidak memiliki izin khusus yang berpotensi menyebabkan kerusakan atau kehilangan data. Akun ini biasanya merupakan anggota dari grup security Domain Users. Pada kondisi tertentu, keterbatasan ini sangat merepotkan. Seperti ketika mereka ingin melakukan instalasi printer atau aplikasi pada komputer yang mereka gunakan, mereka (user domain) tidak memiliki ijin untuk melakukannya. Untuk menjadikan user domain sebagai lokal administrator, kita bisa menggunakan GPO (Group Policy Objects) pada Domain Controller. Untuk cara membuat Domain Controller, bisa anda lihat pada Promosi Windows Server 2019 sebagai Domain Controller. Langkah-langkah membuat user domain sebagai local administrator dengan GPO adalah sebagai berikut. A. Membuat Security Group Dari Server Manager >> Dashboard, klik Tools dan pilih Active Directory Users and Computers. Selanjutnya buat Security Group. Klik Users, kemudian klik kanan dan pilih New dan selanjutnya pilih Group Kemudian berikan nama pada grup tersebut, misalnya Local Admin dan selanjutnya klik tombol OK Tambahkan anggota dengan cara double klik Local Admin, kemudian pilih tab Members dan klik tombol Add. Selanjutnya tambahkan user yang akan mendapatkan ijin sebagai lokal administrator pada komputer yang mereka gunakan, misalnya kita tambahkan User Test 01 dan User Test 02. Kemudian klik tombol OK. B....