Windows Defender

Cara Memperbaiki Instalasi Windows 11 dengan Error Code 0x8007007f

Cara Memperbaiki Instalasi Windows 11 dengan Error Code 0x8007007f

Saat mencoba memutakhirkan ke Windows 11 dengan Asisten Penginstalan, Anda menerima kode Error 0x8007007f. Ikuti cara berikut ini untuk memperbaiki. Kode Error 0x8007007f Banyak pengguna telah melaporkan melihat kode Kesalahan 0x8007007f saat menggunakan Asisten Instalasi Windows 11 untuk melakukan upgrade secara manual ke Windows 11. Selama proses pemutakhiran, Asisten Instalasi Windows 11 akan menampilkan pesan "Something went wrong. Select Try again, and if that doesn’t work, contact Microsoft support for help. Error code 0x8007007f " Kode error ini menyebabkan anda gagal menginstal Windows 11. Jika Anda salah satu dari mereka yang mengalami kesalahan yang sama, ikuti terus artikel ini untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Penyebab Kode Error 0x8007007f Belum diketahui secara pasti penyebab error 0x8007007f ini, karena Microsoft tidak merilis penyebabnya. Beberapa hal diduga sebagai penyebabnya, seperti izin administrator yang tidak memadai, driver yang ketinggalan zaman, ruang penyimpanan tidak cukup atau mungkin file sistem yang rusak. Izin Tidak Memadai jika Anda menjalankan Asisten Penginstalan Windows 11 tanpa hak administrator, masalah mungkin muncul. Untuk memperbaikinya, cukup jalankan asisten penginstalan sebagai administrator. Driver Kedaluwarsa Masalah juga dapat terjadi ketika Anda menginstal driver grafis yang sudah usang di sistem Anda. Dalam hal ini, cukup perbarui driver grafis Anda sebelum menjalankan Asisten Instalasi Windows 11 lagi. Penyimpanan Tidak...

Membatasi Akses ke File Sharing berdasar alamat IP di Windows 11

Membatasi Akses ke File Sharing berdasar alamat IP di Windows 11

Membatasi akses ke file sharing akan meningkatkan keamanan data dan mencegah serangan ransomware. File sharing adalah metode yang biasa digunakan dalam organisasi dengan memanfaatkan jaringan yang tersedia. Ada berbagai cara dalam melakukan file sharing, mulai dengan yang berbasis cloud hingga yang paling sederhana dengan dua PC. Dalam organisasi dengan jaringan lokal (LAN), bisa melakukan file sharing dengan menyimpan file dalam server. Kemudian untuk akses ke file tersebut bisa diatur berdasarkan user dan hak aksesnya. Dalam artikel ini, Bardimin akan membahas bagaimana melakukan file sharing pada sebuah PC. Karena kita tidak ingin semua orang dalam organisasi bisa mengakses file yang disharing, kita akan membatasi file tersebut hanya bisa diakses oleh PC dengan alamat IP tertentu. Kelebihan File Sharing 1. Menghemat Waktu Pengguna PC dalam organisasi tidak perlu mengirim file melalui email, mengunggah, atau mengunduh file menggunakan internet. Sebaliknya, mereka dapat dengan cepat mengakses langsung file yang mereka butuhkan saat mereka membutuhkannya. Transfer file sharing jauh lebih cepat daripada mengirim melalui internet, karena file sharing bekerja menggunakan jaringan lokal dengan kecepatan yang jauh lebih cepat. Kecepatan transfer bisa mencapai 1Gb/s – 10 Gb/s, tergantung dengan perangkat yang digunakan. 2. Menghemat Uang Karena tidak menggunakan internet, file sharing akan bisa mengurangi biaya penggunaan internet. 3. Mencegah Data Hilang Pada file sharing yang...

Cara Memblokir Aplikasi dari Akses Internet di Windows

Cara Memblokir Aplikasi dari Akses Internet di Windows

Memblokir aplikasi tertentu untuk mengakses internet dapat menghemat bandwidth. Saat ini hampir semua aplikasi yang anda instal selalu menggunakan internet. Aplikasi tersebut mengakses internet untuk berbagai kepentingan, mulai dari untuk kepentingan update, lisensi dan akses data lainnya. Bagi anda yang memiliki bandwidth kecil, tentunya akses internet yang tidak terlalu penting ini sangat merugikan. Apalagi jika anda menggunakan internet dengan biaya berdasarkan volume penggunaan. Anda bisa membatasi akses internet dari aplikasi pada Windows dengan memanfaatkan Windows Defender Firewall. Blokir akses internet dengan Windows Defender Firewall Buka “Windows Defender Firewall with Advanced Security”.Kemudian pilih “Outbound Rules” dan buat Rule baru dengan mengklik tombol “New Rule..”. Selanjutnya pada Rule type pilih “Program” dan klik Next.Kemudian pada Program, klik tombol “Browse” dan arahkan pada file exe yang akan anda blokir. Klik Next untuk melanjutkan Dan pada Action pilih “Block the connection” dan kemudian klik Next.Pada Profile anda bisa memilih untuk membatasi akses pada jaringan Domain, Private dan Public. Untuk memblokir secara total, centang semua pilihan. Klik Next untuk langkah berikutnya.Dan sebagai langkah terakhir beri nama dan deskripsi dari rule yang anda buat. Klik tombol Finish untuk menerapkannya.

Cara Mengaktifkan Ransomware Protection di Windows Defender

Cara Mengaktifkan Ransomware Protection di Windows Defender

Windows Defender memiliki opsi perlindungan terhadap Ransomware yang secara default tidak aktif. Ransomware adalah jenis malware yang mengancam korbannya untuk mempublikasikan data pribadi atau memblokir akses ke file data dengan mengenkripsi file tersebut dengan meminta uang tebusan untuk mengembalikannya. Beberapa varian ransomware sederhana dapat mengunci sistem tanpa merusak file apa pun dan yang lebih canggih menggunakan teknik yang disebut pemerasan cryptoviral. Ransomware ini akan mengenkripsi file korban sehingga tidak bisa diakses dan menuntut pembayaran tebusan untuk mendekripsi file tersebut. Tidak ada jaminan jika anda membayar tebusan akan mendapatkan kunci pembuka untuk mendapatkan kembali akses ke file yang dienkripsi ransomware. Opsi perlindungan terhadap Ransomware sebenarnya sudah lama ada dalam Windows Defender, akan tetapi opsi ini secara default tidak aktif. Mungkin anda bertanya-tanya mengapa opsi ini secara default tidak aktif? Cukup banyak program anti-ransomware pihak ketiga yang ada dan mengalami masalah positif palsu. Mungkin masalah ini yang menjadi penyebab opsi perlindungan ransomware pada Windows Defender tidak aktif secara default. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah Ransomware adalah berhati-hati dalam menggunakan komputer, terutama saat anda terhubung ke internet. Kemudian anda juga bisa melakukan dengan selalu membuat cadangan dari file-file penting yang anda buat. Mengaktifkan Ransomware Protection Ransomware Protection Windows...

Cara Memblokir Aplikasi Dari Akses Internet

Cara Memblokir Aplikasi Dari Akses Internet

Hampir semua aplikasi dari pihak ketiga saat ini selalu terhubung ke internet. Aplikasi tersebut terhubung ke internet dengan berbagai macam tujuan. Salah satu contoh yang paling banyak anda temui adalah update dari aplikasi. Hampir setiap aplikasi memiliki fitur update dengan mengakses ke server developer aplikasi untuk mengecek ketersediaan update dari aplikasi tersebut. Selain itu, sekarang ini sudah mulai banyak aplikasi yang terhubung ke internet untuk memastikan keaslian dari aplikasi tersebut. Tidak semua akses internet dari sebuah aplikasi selalu menguntungkan, jika aplikasi yang anda instal telah disusupi virus atau malware. Dengan memberikan akses internet ke aplikasi yang mengandung malware, keamanan data pada komputer anda sangat rentan untuk diretas. Jika fitur penting aplikasi tidak bergantung pada konektivitas internet, Anda dapat memblokir aplikasi agar tidak mengakses internet sama sekali. Untuk membatasi atau memblokir sebuah aplikasi dari akses internet, anda dapat menggunakan “Windows Firewall”. Windows Firewall dapat mencegah malware agar tidak online, dan dapat mencegah aplikasi dengan informasi sensitif mengakses Internet kapan saja, yang dapat membantu menjaga keamanan data. Cara blokir aplikasi dari akses internet menggunakan Windows Firewall Ketikkan “defender firewall” pada tombol pencarian Windows dan pilih “Windows Defender Firewall” Pilih “Advanced setting” pada jendela Windows Defender Firewall. Kemudian pada jendela Windows Defender Firewall...